Sebuah antalogi yang mengisahkan tentang perjuangan para bunda, menjelang melahirkan buah hatinya. Luar biasa, menarik ! membuat flashback ketika saya akan melahirkan keempat 'panglima kecil' kami. MasyaAllah...
Buku ini saya pinjam dari sahabat baik saya yang tinggal di dekat KUIS. Semoga Allah membalas kebaikan yang berlimpah pada Ust.Windo & Kak Mimi sekeluarga, aamiin.Pertamakali yang saya perhatikan adalah sinopsis, kata pengantar dan daftar isi... mencari benang merah dari inti penulisan buku tersebut, mencoba memilah, tulisan mana yang akan saya baca terlebih dahulu. Hingga, saya lari membuka halaman belakang, mencoba mengenali para penulisnya dahulu. Ya, disana ramai para bunda yang sudah menjadi kawan saya di jejaring sosial (FB). Bahkan satu diantaranya sudah pernah berjumpa bahkan cukup dekat semenjak saya belum menikah lagi, melalui kegiatan-kegiatan di MyQers Jakarta, finish. :D
Saya putuskan membaca tulisannya bunda Ade Anita "melahirkan bayi usia tiga bulan" , yang terdapat pada halaman ke-157, kemudian barulah saya membaca mulai dari tulisan pertama, heehe..pada dasarnya saya hanya ingin ''membaca cepat" , mengambil nutrisi tulisannya segera! ^^
Syukurlah, saya tidak salah. Setelah semua selesai dibaca, kisahnya mba Ade Anita (penulis adalah kawan lama saya di MyQers) adalah yang paling menarik pada pandangan saya. Mengapa? Selain menambah pengetahuan, perbedaan dari mulai cara juga service para tenaga kesehatannya terhadap ibu hamil di negeri lain (Sydney, Australia), saya terhibur dengan gaya penulisannya yang cukup luwes dalam menuturkan kisah, hingga membuat saya tersenyum, dan mendapat ilmu positif menjadi istri.
Ternyata, disana juga bisa memilih melahirkan dengan midwife alias bidan looh...dan pelayanannya juga gak beda seperti bidan-bidan di tanah air yg sangat sabar juga megayomi seperti keluarga sendiri. Mungkin lebih lagi, terlihat dari percakapan antara mba Ade dg sang midwife.
Dan, satu lagi yang menarik adalah notes yg dibuat mba Ade menjelang bersalin, wuahh hebat menurut saya, beliau masih memikirkan makan minum untuk husband nya. Begini tulisannya...
''Mas, ada ayam yang sudah aku bumbui di dalam kulkas. jadi kamu tinggal goreng aja jika mau makan. Ada daun bayam, daun kaylan, wortel, buncis dan daun caisim, yang sudah aku bersihkan dan potong-potong di dalam freezer, kamu tinggal cemplung-cemplungin saja jika ingin menggunakannya.Semua bumbu yang sudah jadi aku taruh di dalam kulkas, di rak chillernya......I love you."
*****
Yaa, selain itu buku yang tebalnya mencapai 230 halaman ini, menambah ilmu tuk semua bunda juga tenaga kesehatan : dokter, bidan dan perawat. Diantaranya, belajar untuk tidak panik ketika menghadapi masalah, ketika pasien (atau diri sendiri) mengenali gejala-gejalanya.
Seperti pada tulisannya bunda Yudith Fabiola dan Riawani Elyta, ketika mengalami alergi pada antibiotik tertentu. Membacanya sudah cukup membuat saya turut cemas, sekiranya saya adalah bidannya, saya belajar mengenali pasien dengan sangat melalui anamnesanya, pasien menderita asma kah? ada alergi dengan obat tertentu kah? dan lebih baik menjelaskan tanda-tanda juga penanganan segera sekiranya hal yang tidak diinginkan terjadi. Sehingga tidak harus membuat pasien lama menunggu pertolongan kita dan merasa kesakitan.
Saya jadi belajar ilmu kebidanan kembali melalui buku ini (meski hanya sedikit). Bagaimana menghadapi ibu hamil dengan kasus leher janin terlilit tali pusat? tanda-tanda pasien alergi terhadap antibiotik (obat tertentu), juga hal-hal yang membuat para bunda lebih nyaman saat akan melahirkan. Bahkan persalinan dengan cara hypnobirthing sekilas saya dapatkan kisahnya disini.
Ya..ya...yaa, sekali lagi terimakasih untuk para penulisnya dan sukses selalu. Semoga ilmu yang bermanfaat ini mendapat keberkahan terus menerus, aamiin.
Buku antalogi ini disusun oleh mba Qonita Musa & Naqiyyah Syam, dan diterbitkan oleh Elex Media Komputindo.
NB: Semoga saya masih berkesempatan miliki buku ini. ^^
*****
Penulis Resensi : Dini Rahmajanti (Dee)
Negeri Semenanjung Malaysia.
Diniii..makasih apresiasinya...aku boleh ya izin copas review buku ini (lengkap dg nama reviewernya, yaitu dini sendiri) untuk bantu promo buku ini.
ReplyDeletesilahkan, mbaa...dengan senang hati,aku lagi maniak baca niih...dan suka mengambil intisarinya...semoga bermanfaat :)
ReplyDeleteterima kasih mbak atas apresiasinya:)juga izin share ya:)
ReplyDeleteiyah, mbaa Naqiyyah, awalnya sy hanya ingin menuliskan apa yg telah saya baca, agar lebih 'terekam' dalam memory otak sy, mba.... :)
ReplyDeleteSmg bermanfaat,sukses slalu!