Apa kata para ahli?
“Jika orang tua membacakan buku cerita kepada anak sejak usia dini,
mereka sebenarnya telah mengenalkan anak pada dunia lain yang
mengasyikkan. Kebiasaan ini bahkan akan menentukan kesuksesan akademik
mereka di kemudian hari.
“Anak
usia dua tahun yang setiap hari sering dibacakan buku cenderung
berprestasi lebih baik ketika duduk di TK atau SD dan memiliki kemampuan
belajar dan berkomunikasi 2-3 kali lebih baik ketimbang anak yang hanya
dibacakan buku beberapa kali saja dalam seminggu.” (Nicole Niamic, The
Benefits of Reading to Your Childern)
“Pada saat anak berumur 3
tahun, pertumbuhan otak sudah mencapai 90% dari otak dewasa. Setelah
usia 3 tahun keatas tinggal fase pembesaran dan pematangan neuron. Oleh
karena itu dalam usia dini anak perlu dikenalkan dengan dunia membaca.
Otak mereka akan merekam isi bacaan apa pun yang disampaikan orang
tuanya dalam gaya cerita.”
“Anak juga perlu diberikan buku-buku
yang penuh warna-warni dan isinya memikat daya fantasi. Disamping untuk
mengenalkan bentuk, juga mengenalkan warna pada anak. Karena pada usia
dini anak belum mampu memperlakukan buku dengan baik, maka fisik buku
yang diperlukan anak umumnya mesti kuat dan tebal, tak mudah robek dan
gampang dibuka.” (Muh Muslih, S Ag)
Fakta Mengenai Kecerdasan Anak Balita
1.
Kebiasaan membacakan untuk anak balita membuat otak berkembang baik
lebih, berpikir rasional, memiliki wawasan lebih luas dan lebih mampu
mengendalikan diri.
2. Di usia balita, mereka sudah mulai menyukai cerita tentang terjadinya suatu benda dan bagaimana cara kerja sesuatu.
3. Konsep-konsep berikut seyogyanya telah diperkenalkan kepada
balita: konsep bentuk dan warna, besar-kecil (1 tahun), perbedaan huruf
dan angka (3 tahun), serta ruang dan waktu (3-4 tahun).
Panduan Memilih Buku untuk Balita
1. Gambarnya besar dengan warna-warna cerah, harus langsung mudah dikenali.
2. Buku mudah dipegang anak.
3. Penggunaan bahasa teatrikal yang bisa ditiru oleh pembaca.
4. Selain cerita, buku-buku itu juga dapat memuat urutan abjad atau angka.
5. Bahan untuk buku terbuat dari kertas yang tidak mudah sobek.
Sumber:
http://www.pustaka-lebah.com/index.php?option=com_content&view=article&id=69&Itemid=78
2. Di usia balita, mereka sudah mulai menyukai cerita tentang terjadinya suatu benda dan bagaimana cara kerja sesuatu.
3. Konsep-konsep berikut seyogyanya telah diperkenalkan kepada balita: konsep bentuk dan warna, besar-kecil (1 tahun), perbedaan huruf dan angka (3 tahun), serta ruang dan waktu (3-4 tahun).
Panduan Memilih Buku untuk Balita
1. Gambarnya besar dengan warna-warna cerah, harus langsung mudah dikenali.
2. Buku mudah dipegang anak.
3. Penggunaan bahasa teatrikal yang bisa ditiru oleh pembaca.
4. Selain cerita, buku-buku itu juga dapat memuat urutan abjad atau angka.
5. Bahan untuk buku terbuat dari kertas yang tidak mudah sobek.
Sumber:
http://www.pustaka-lebah.com/index.php?option=com_content&view=article&id=69&Itemid=78
No comments:
Post a Comment